Rabu, 26 Mei 2010

Pellegrini dipecat, Mourinho datang....????



Jose Mourinho bisa dipastikan akan menangani tim bertabur bintang Real Madrid. Indikasinya jelas, Manuel Pellegrini, orang yang sebelumnya menduduki kursi entrenador Real Madrid, didepak dinihari tadi.


Adalah Florentino Perez yang menegaskan pemecatan Pellegrini dan niatnya untuk mendatangkan Mourinho. Satu-satunya alasan yang mungkin dipakai orang nomor satu di Real Madrid itu itu mendatangkan Mourinho adalah statusnya sebagai pelatih terbaik Eropa saat ini.

Track record Mourinho memang menunjukkan dia adalah orang nomor satu di bidangnya. Dua tropi Liga Champions disumbangkannya tak lebih dari satu dekade, untuk Porto dan Inter. Sementara titel domestik sudah berulang kali dipersembahkan untuk tim yang ditanganinya, termasuk saat menangani Chelsea di Liga Primer Inggris.

Dengan torehan itu, tak salah menyebut Mourinho adalah salah satu pelatih terbaik Eropa saat ini, terlepas dari berbagai aksi dan pernyataan kontroversialnya di dalam mau pun di luar lapangan. Tak salah pula jika kemudian Florentino Perez melirik Mourinho. Ya, Perez memang ingin menggabungkan semua orang yang mendapat label nomor satu di skuadnya.

Lihat saja proyek ambisiusnya musim lalu. Gelandang terbaik di segala penjuru Eropa didatangkan, dan hasilnya di skuad El Real kini bermaterikan Kaka, Xabi Aloso. Untuk lini depan, Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema ditarik. Lini pertahanan, Raul Albiol ditambah Alvaro Arbeloa melengkapi tim. Setidaknya 250 juta euro diinvestasikan Perez untuk membentuk tim bertabur bintang.

Hasilnya memang di luar harapan, Real Madrid gagal menggondol satu pun tropi dari tiga peluang di musim ini. Pellegrini pun dikambinghitamkan atas kegagalan ini, yang kemudian berujung pada pemecatan tadi malam. Mourinho kemudian yang diharapkan bisa mengisi missing link di skuad Real Madrid untuk musim depan.

Namun, apa jadinya jika Mourinho gagal mempersembahkan kesuksesan, apa pun itu bentuknya, seperti musim ini? Apakah akan ada pemecatan lagi? Pembenahan tim lagi? Rekrutmen baru lagi? Padahal skuad Real Madrid saat ini sudah bermaterikan tokoh papan atas dunia sepakbola sekarang ini.

Sepak terjang dan keajaiban Mourinho memang masih harus ditunggu di Real Madrid. Belum ada bukti apa pun diberikannya untuk skuad barunya itu, jika memang semua kesepakatan terjadi. Ingat, hingga artikel ini dibuat, belum ada kesepakatan hitam di atas putih Mourinho melatih Real Madrid.

Sejumlah indikasi mengisyaratkan Mourinho akan mendapat pekerjaan berat di Real Madrid. Bukan hanya karena harus mengadaptasikan tim bertabur bintang dan egoisme tinggi dengan taktiknya, tapi juga tuntutan manajemen untuk tim memeragakan permainan yang menghibur dan efektif. Perez memang menjunjung tinggi sepakbola indah, bertolak belakang dengan pemikiran Mourinho yang lebih mengedepankan kemenangan, bagaimana pun caranya, termasuk dengan cara bertahan total setelah mencatat keunggulan. Jika sudah demikian, biasanya Perez akan melakukan intervensi, dan Mourinho biasanya juga akan protes. Imbasnya, perselisihan pun terjadi, seperti yang sempat dialami Mourinho kala masih di Chelsea, di mana ia bersitegang dengan Roman Abramovich.

Pertentangan semacam ini bisa menjadi sebuah batu sandungan bagi Mourinho menuai sukses, dan pengaruhnya akan sangat terasa bagi Real Madrid, yang tiap musimnya mendapat target meraih tropi, termasuk untuk musim depan.

Mourinho sebenarnya jauh-jauh hari sudah mengultimatum manajemen Real Madrid. Jika ingin dia bisa bekerja maksimal di tim, siapa pun tidak boleh memprotes atau mengkomentari cara dia bekerja, seperti yang sudah ditunjukkan Massimo Moratti, presiden Inter, yang berimbas pada sukses timnya meraih treble di musim ini. Hanya saja, Perez adalah orang yang tak bisa didikte seperti itu.

Patut ditunggu sebenarnya bagaimana Mourinho berkiprah dan menunjukkan kejeniusannya di Real Madrid, termasuk bagaimana ia mengatasi setiap masalah yang muncul di skuadnya dan tekanan dari manajemen klub. Yang pasti, Perez mengharapkan gelar di musim depan, dengan cara yang indah, membanggakan dan meyakinkan. Jika Mourinho tidak bisa memenuhinya, entah apa lagi yang akan dilakukan Perez di musim berikutnya.

Penulis : Goal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar